Jumat, 13 November 2015

Bingung Mencari Tiket Kereta Api yang Murah Tapi enak ekonomi atau yang lain ?













Para Rail Lovers Kita bingung cari tiket kelas ekonomi pulang kampung di Jawa ataupun di Sumatra?
Gampang, sebelum kita memesan, kita harus menentukan harga tiket dan interior terlebih dahulu. Karena kalau kita pesan tanpa menentukan nanti kita akan kehabisan uang hanya untuk membeli tiket yang kita tidak ketahui dan tarif nya . Supaya lebih detail, saya akan menjelaskan tentang interior gerbong ekonomi besubsidi dan juga tidak bersubsidi.

  •  Gerbong Ekonomi Tidak bersubsidi (Non PSO)


PT KAI ini meluncurkan satu kelas kereta. Mereka menuliskannya kelas ekonomi padahal dari harga dan kualitas jelas berbeda dengan kereta ekonomi yang sebelumnya. Perbedaannya terletak pada jumlah kursi yang hanya 80, susunannya yang 2-2 (AB-CD), dan menggunakan AC Sentral, meskipun sama-sama memiliki sandaran kursi yang tegak, saling berhadapan, dan sudah disediakan colokan listrik. Kami menyebutnya K3 Biru alias Kereta Ekonomi Biru, alias Kereta Ekonomi non PSO. Mengapa? Karena desain eksteriornya berwarna biru (atau putih untuk yang keluaran terbaru) Contoh kereta yang meliputi gerbong ekonomi tidak bersubsidi (Non PSO) :

  1. Bogowonto 
  2. Gajahwong 
  3. Majapahit 
  4. Jaka Tingkir 
  5. Majapahit
  6. Jayabaya 
  7. Joglokerto
  8. Kamandaka
  9. Malioboro Ekspres

  • Gerbong Ekonomi Bersubsidi 

Hasil gambar untuk ka ekonomi ac
Kereta Ekonomi atau biasa saya sebut dengan K3 di Indonesia memiliki jumlah kursi 106, banyak ya. Tenang aja, masih banyak manusia-manusia yang gengsi untuk bilang kangen dan sayang. Kereta ekonomi ini susunannya 3-2 (ABC-DE bukan AB-CDE seperti yang ada di web KAI) duduknya berhadapan jadi ada yang nanti membelakangi arah perjalanan kereta alias berjalan mundur. Kereta ekonomi sekarang ini sudah dilengkapi dengan AC meskipun masih menggunakan AC ruangan atau AC Split.
Gerbong yang menggunakan gerbong ekonomi bersubsidi di Pulau Jawa dan Sumatera :
  1. Lokal Merak
  2. Lokal Bandung Raya/Baraya
  3. Kalijaga
  4. Kutojaya Utara
  5. Gaya Baru Malam
  6. Brantas
  7. Matarmaja
  8. Kertajaya
  9. Walahar Ekspres/Lokal Purwakarta
  10. Progo
  11. Tawang Jaya
  12. Serayu
  13. Bengawan
  14. Kahuripan
  15. Kutojaya Selatan
  16. Pasundan
  17. Logawa
  18. Sri Tanjung
  19. Tawang Alun
  20. Penataran
  21. Dhoho
  22. Tegal Ekspres
  23. Putri Deli
  24. Siantar Ekspres
  25. Sibinuang
  26. Rajabasa
  27. Serelo

Itulah Perbedaannya !!!

Sekarang kita bisa memilih nya, tapi lihat dulu tarif nya dulu :
  1. Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng Jakarta (Pasarsenen) Rp.104.000 
  2. Matarmaja Malang- Jakarta (Pasarsenen ) Rp.109.000 
  3. Bengawan Purwosari (Solo) - Jakarta (Pasarsenen) Rp.74.000 
  4. Progo Lempuyangan (Jogja) - Jakarta (Pasarsenen) Rp.95.000 
  5. Pasundan Surabaya Gubeng- Bandung (Kiaracondong) Rp.94.000 
  6. Sri Tanjung Lempuyangan (Jogja) - Banyuwangi 50,000
  7. Logawa Purwokerto -Surabaya Gubeng - Jember 50,000 
  8. Kertajaya Surabaya Pasarturi - Jakarta (Pasarsenen) Rp.110.000 dan Rp.90.000
  9. Brantas Kediri - Jakarta (Pasarsenen) via Semarang Rp.84.000 
  10. Kahuripan Kediri-Kiaracondong Rp.84.000 
  11. Kutojaya Utara Kutoarjo-Pasarsenen Rp.85.000 
  12. Tawang Jaya Semarangponcol- Jakarta (Pasarsenen) Rp.90.000 
  13. Serayu Purwokerto-Kroya-Jakarta (Pasarsenen) Rp.67.000 
  14. Kutojaya Selatan Kutoarjo-Kiaracondong 35,000 
  15. Tegal Arum  Tegal-Jakarta (Pasarsenen) Rp.49.000 
  16. Tawang Alun  Malang-Banyuwangi 30,000 
  17. Rajabasa Kertapati-Tanjungkarang 30,000 
  18. Buser atau Serelo  Kertapati-Lubuklinggau 30,000 
  19. Putri Deli Tanjungbalai-Medan 20,000 
  20. Siantar Ekspress Medan-Siantar 20,000  
Inilah dari saya, silahkan bebas memilih kereta ini yang cocok untuk anda !!!!!

Terima Kasih anda sudah membaca dan selamat menikmati perjalanann



































0 komentar:

Posting Komentar